Monday, January 12, 2009

Hasil Pertemuan I: Persiapan Reuni 2009

Sebagaimana telah diumumkan pada posting sebelumnya, bahwa pada liburan lebaran Idul Fitri 1429 H (2008 M) yang lalu, telah berkumpul beberapa alumni lintas kelas lulusan 1989 yang menghasilkan kesepakatan membentuk kepanitiaan untuk pelaksanaan Reuni I Tahun 2009 untuk Alumni PGAN Kediri Lulusan 1989. Pada kesempatan tersebut telah terbentuk susunan kepanitiaan, berikut koordinator masing-masing wilayah untuk memudahkan persiapan kegiatan dimaksud.

Pada hari Minggu, 11 Januari 2009 bertempat di Pondok Pesantren AL-HUDA, Kowak, Kediri, dilangsungkan Pertemuan I Panitia Reuni yang dihadiri oleh kurang lebih 30 orang panitia khususnya yang berdomisili di daerah Kediri dan sekitarnya.

Beberapa poin dari hasil pertemuan tersebut adalah sebagai berikut: (i) Waktu pelaksanaan Reuni disepakati hari keempat Idul Fitri 1430 H, diperkirakan akan jatuh pada hari Kamis, 24 September 2009; (ii) Tempat pelaksanaan Reuni diusahakan akan menggunakan Aula MAN 3 Kediri; (iii) Untuk mendukung pelaksanaan dari sisi finansial, disepakati masing-masing kelas diharapkan dapat mengumpulkan dan menyetorkan dana Rp 2.200.000,-, sehingga dari total 9 kelas, diharapkan dapat terkumpul sekurang-kurangnya Rp 19.800.000,-; (iv) metode pengumpulan dana diserahkan kepada wakil masing-masing kelas dan selanjutnya disetorkan kepada bendahara panitia.

Direncanakan pada bulan Juli 2009 akan dilaksanakan pertemuan putaran kedua, dengan memanfaatkan musim libur sekolah agar panitia khususnya koordinator yang ada di wilayah lain seperti Jogja, Malang, Surabaya, atau Jakarta dapat turut hadir. Pada pertemuan putaran kedua ini diharapkan sudah dapat dilakukan evaluasi awal terutama menyangkut hasil penghimpunan data alumni berikut alamatnya, juga menyangkut aspek fund raising (pengumpulan dana) sebagaimana disepakati pada pertemuan I sebagaimana tersebut di atas.

Selanjutnya segenap panitia mohon doa restu khususnya dari segenap alumni agar rencana penyelenggaraan Reuni I ini dapat terwujud dengan baik dan sukses.

(Jakarta, 12 Januari 2009)

Kolega Kita: Abdul Muiz Rouf

Masih ingat dengan Buku Memori '88/'89 kita? Kalau ingat, tentu salah satu yang menjadi daya tarik yang mudah mengingatkan kita adalah gambar yang ada pada sampul buku memori tersebut. Tahu kah anda siapa seniman di balik gambar yang artistik tersebut. Bila anda tahu dan ingat seniman dimaksud, orangnya tidak lain dan tidak bukan adalah ABDUL MUIZ ROUF.

Bila kurang puas dengan teka-teki di atas, perlu ditambah pertanyaannya, masih ingatkah dari kelas mana kolega kita yang satu ini. III/1, III/2, atau III yang lainnya. Tentu dan mestinya tidak terlalu sulit untuk mengingat identitas kolega yang satu ini. Keberadaannya selama di PGAN Kediri hampir selalu muncul dalam setiap kepanitiaan maupun dalam berbagai event yang diselenggarakan di PGAN Kediri kala itu. Tentu hal tersebut karena talenta dan bakat seni yang dimilikinya. Nggak percaya? coba cek arsip-arsip kepanitiaan kegiatan kesiswaan saat itu, dan lihat baik-baik di Seksi Dekorasi. So pasti nama beliau ini yang paling kerap muncul dan menjadi komandan di sektor ini.

Bagi yang menyerah tidak berhasil mengingat dari kelas mana dia berasal, baiklah sekarang kartu di buka: beliau ini adalah alumni kelas III/3, sekelas dengan pak Akil Abdul Aziz yang sempat dimuat pada kolom kolega kita beberapa waktu yang lalu.

Ingin tahu keadaan dan domisilinya saat ini?. Dalam suatu pertemuan singkat yang tidak terduga di Pasar Rumput Jakarta, persisnya di rumah Siti Nur Habibah (juga alumni PGAN Kediri, ingat dari kelas mana?) penulis dalam bincang-bincangnya diam-diam mencatat untuk maksud agar dapat dimuat dalam rubrik kolega kita ini. Saat kolega kita ini belajar di PGAN Kediri, yang bersangkutan pada saat yang sama juga 'nyambi' menjadi santri di Ponpes AL-ISHLAH, Bandar Kidul (milik Gus Qowimuddin, juga alumni PGAN Kediri, silahkan diingat-ingat juga yang satu ini). Ini tidak lepas dari background dia yang memang terlahir di Cirebon di lingkungan yang juga pesantren. Makanya beberapa dari kita yang tahu hal tersebut seringkali juga memberikan gelar panggilan 'Gus Muiz' karena background yang demikian.

Kabarnya saat ini?. Beliau sekarang memilih jalur wiraswasta dengan mainstream pada bidang pendidikan. Jauh hari selepas PGAN Kediri, beliau melanjutkan pendidikan S-1 (Jur. Pendidikan Matematika) di Universitas Pelita Bangsa, Medan, dan melanjutkan ke jenjang S-2 (Bidang Psikologi Pendidikan) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dengan bekal itu, saat ini beliau menjadi dosen di beberapa sekolah / perguruan tinggi di Cirebon.

Dari satu orang istri yang bernama NURLAILAH, beliau sekarang telah dikaruniai dua orang anak yang manis-manis dan pinter, masing-masing FIFQI INAYAH (10 th) dan JIHAN AYU FURAIDAH (3 th). Untuk berkorespondensi dengan beliau, surat dapat dialamatkan di Jl. Aspen Selatan, Ds. Bodesari, Kec. Plumbon, Cirebon 45155, Jawa Barat, atau melalui email di muizabdel@yahoo.co.id.

(Jakarta, 12 Januari 2009)