Monday, August 10, 2009

Silaturrahmi Alumni PGAN Kediri di Jakarta & Sekitarnya

Pada hari Minggu, 9 Agustus 2009 bertempat di kediaman salah satu anggota (Thohir Afandi), para Alumni PGAN Kediri di Jakarta dan Sekitarnya mengadakan kegiatan silaturrahmi bersama keluarga. Kegiatan ini dilangsungkan setelah hampir satu tahun tidak ada kegiatan kealumnian, disamping karena adanya penambahan data baru anggota alumni yang ada di Jakarta dan sekitarnya.

Pada temu silaturrahmi kali ini, beberapa wajah baru yang hadir, a.l. Siti Masruroh (alumni '89, tinggal di Sawangan, Depok), Nur Habibah (alumni '89, tinggal di Pasar Rumput, Jkt.), Supar (alumni '91, tinggal di Lb. Bulus, Jkt.), Mustain (alumni '89, Kby. Baru, Jkt.), Sodik (alumni '91, tinggal di Ulu Jami, Cipulir), dan Moch. Bukhori Muslim (alumni '95, sudah periode MAN 3, tinggal di Pl. Gadung, Jkt.). Sementara itu, data baru alumni lainnya tetapi berhalangan hadir a.l. adalah Ekrom Maftuhi (alumni '88, tinggal di Bekasi), Imam Bukhori (alumni '88), Effendi (alumni '88?, tinggal di Bekasi), Muslikah (alumni '89?, tinggal di Bekasi), Abdul Basith (alumni '89), dan Sita Umi Hanik (alumni '89, tinggal di Kota Bumi, Tangerang). Sementara itu anggota alumni (data lama) yang hadir adalah Thohir Afandi selaku tuan rumah (alumni '89, tinggal di Ciledug, Tangerang), Moh. Ali Ridlo (alumni '89, tinggal di Ps. Senen, Jkt.), Imam Abda' (alumni '91, tinggal di Ciputat, Tangerang), Abu Mansyur (alumni '90, tinggal di Cirendeu, Tangerang), dan Nining Laily Hadi (alumni '90, tinggal di Bekasi).

Dalam temu silaturrahmi ini dibahas beberapa hal, terutama upaya mencari wadah yang pas bagi usaha mempererat tali silaturrahmi yang sudah terjalin diantara sesama alumni, khususnya yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Dari sekian banyak masukan, akhirnya diperoleh kesepakatan bahwa perlu (baca: wajib) diselenggarakan forum pertemuan tahunan dengan mengambil momentum setiap bulan Syawwal, sekaligus dimaksudkan sebagai media halal-bi-halal diantara sesama alumni. Namun demikian, mengingat temu tahunan ini dipandang terlalu lama dari segi waktu, banyak yang mengharapkan agar tetap dapat diakomodir pertemuan silaturrahmi sejenis setiap enam bulan sekali. Hal ini atas pertimbangan untuk pemerataan kesempatan menjadi tuan rumah temu silaturrahmi tersebut. Tentu akan sangat lama untuk bisa menjadi tuan rumah bila temu silaturrahmi hanya diadakan sekali dalam setahun. Disamping itu, disepakati pula bahwa format acara silaturrahmi ke depan akan diisi dengan acara doa bersama, khususnya bagi para guru dan teman-teman sesama alumni yang telah tiada.

Mudah-mudahan gagasan dan kesepakatan tersebut akhirnya dapat diwujudkan dengan baik di waktu-waktu yang akan datang. (Jakarta, 10 Agustus 2009)

2 comments:

zidni.kdr said...

semoga sukses deh acaranya...dan berkah...

Anonymous said...

Assalamu Alaikum, salah hangat untuk sesama alumni 91 : Supar, Sodiq, Imam Abda' dari wong bancar-prambon saiki mblarah neng Sulawesi Selatan, Imam Tauhid